Selasa, 28 Oktober 2008

Aku yang tercinta namun terluka

Dalam senyum itu
Ada tangis
Dalam tiap senyum itu
Ada sejuta tangis mendera

Terhimpit akan wangi dunia
Terjerat akan cinta
Terluka atas nama cinta
Sebuah palu besar bertahta cinta

Bukan ini bahagiaku
Bukan ini jalanku
Sedihku melihat engkau menangis
Namun sedihku atas tawamu

Diam dan tertunduk
Tersayat oleh hatimu
Terluka oleh cintamu
Tersiksa oleh bungamu

Ibu
Ayah
Senyummu adalah surgaku
Namun senyummu juga nerakaku

Dan atas semua jalan yang telah kau beri
Bukanlah jalanku
Bukanlah bahagiaku
Bukanlah senyumku

Aku adalah seekor burung dalam sangkar emas
Sedihku melihat langit
Sedihku melihat mereka
Inginku tuk terbang bebas membelah langit

Ibu
Ayah
Biarkan aku terbang
Dan lepas dari sangkar emasmu

Oh Tuhan
Aku bagaikan hambamu di tengah samudera ketidak pastian
Jika mereka tak mampu lepaskanku tuk terbang di langit bumi ini
Angkat aku oh Tuhan
Dan panggil aku kembali ke haribaan-Mu
Yang tenang
Dan buatku merdeka

Oh Tuhan kembalikan aku pada-MU
Panggil aku
Dan tenangkan aku dalam pangkuan-Mu

Tidak ada komentar: