Salah satu tujuan hidup gw adalah untuk bebas secara finansial. Gue udah banyak baca artikel, buku dalam bidang ini. Dari mulai manajemen keuangan, investasi, dsb. Tapi kok rasanya sulit ya?
Gue terus baca banyak bacaan, mengisi otak gue buat mencapai kebebasan finansial. Dan akhirnya, gw pun menemukan masalah gue dimana. Masalah gw ada pada "emosi." Ya betul, emosi. Gue sulit untuk mengendalikan diri. Ga dibilang boros juga sih. Tapi udah masuk gejala-gejalanya. Dan sekarang gw lagi berusaha buat menahan diri.
Ngomongin soal bacaan, menurut gue bacaan terbaik dari manajemen keuangan adalah buku yang judulnya: "The Richest Man on Babylon." Itu buku manajemen keuangan terbaik yang pernah gw baca. Dikemas dengan kemasan fiksi. Kayak kumpulan cerpen gitu.
Inti dari bukunya adalah sisakan 10% uang yang kita punya untuk investasi. Hasil investasi tidak kita belanjakan, tapi kita investasikan lagi. Secara teori itu mudah. Cuma 10% bro... Apa susahnya sih. Tapi, pada kenyataannya itu susah. Pertama, tadi itu "Emosi." Susah buat nyisihin penghasilan meski cuma 10%. Bawaannya gatel banget mo belanja ini itu. Kedua, ga mudah nyari investasi yang secara stabil menghasilkan. Apalagi di jaman sekarang, yang merupakan era misinformasi. Susah memilah informasi yang benar. Ujung-ujungnya malah ikutan investasi bodong. Ketiga, kalo cuma menyisihkan 10%, itu kayaknya lama banget bakalannya buat bebas finansial.
Bacaan berikutnya, yang menurut gue oke banget itu blognya Mr. Money Mustache. Alamatnya di : http://www.mrmoneymustache.com/. Konsepnya oke banget. Kita diminta untuk berhenti membeli sesuatu yang ga penting dan meningkatkan saving rate kita. Saving rate itu diitungnya pendapatan - pengeluaran x 100%.
Dan setelah gue itu, saving rate gue bulan Juni 2015. Man, ternyata negatif aje bro... -8%. Dan sekarang, gue punya target untuk bulan Juli 2015 bisa meningkatkan saving rate gue minimal 0%. Gue pengen secara bertahap meningkatkan saving rate gue, jadi 50% tiap bulan.
Semoga gue berhasil. Amin...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar