Jumat, 24 Juli 2015

Manajemen keuangan

Salah satu tujuan hidup gw adalah untuk bebas secara finansial. Gue udah banyak baca artikel, buku dalam bidang ini. Dari mulai manajemen keuangan, investasi, dsb. Tapi kok rasanya sulit ya?

Gue terus baca banyak bacaan, mengisi otak gue buat mencapai kebebasan finansial. Dan akhirnya, gw pun menemukan masalah gue dimana. Masalah gw ada pada "emosi." Ya betul, emosi. Gue sulit untuk mengendalikan diri. Ga dibilang boros juga sih. Tapi udah masuk gejala-gejalanya. Dan sekarang gw lagi berusaha buat menahan diri.

Ngomongin soal bacaan, menurut gue bacaan terbaik dari manajemen keuangan adalah buku yang judulnya: "The Richest Man on Babylon." Itu buku manajemen keuangan terbaik yang pernah gw baca. Dikemas dengan kemasan fiksi. Kayak kumpulan cerpen gitu.

Inti dari bukunya adalah sisakan 10% uang yang kita punya untuk investasi. Hasil investasi tidak kita belanjakan, tapi kita investasikan lagi. Secara teori itu mudah. Cuma 10% bro... Apa susahnya sih. Tapi, pada kenyataannya itu susah. Pertama, tadi itu "Emosi." Susah buat nyisihin penghasilan meski cuma 10%. Bawaannya gatel banget mo belanja ini itu. Kedua, ga mudah nyari investasi yang secara stabil menghasilkan. Apalagi di jaman sekarang, yang merupakan era misinformasi. Susah memilah informasi yang benar. Ujung-ujungnya malah ikutan investasi bodong. Ketiga, kalo cuma menyisihkan 10%, itu kayaknya lama banget bakalannya buat bebas finansial.

Bacaan berikutnya, yang menurut gue oke banget itu blognya Mr. Money Mustache. Alamatnya di : http://www.mrmoneymustache.com/. Konsepnya oke banget. Kita diminta untuk berhenti membeli sesuatu yang ga penting dan meningkatkan saving rate kita. Saving rate itu diitungnya pendapatan - pengeluaran x 100%.

Dan setelah gue itu, saving rate gue bulan Juni 2015. Man, ternyata negatif aje bro... -8%. Dan sekarang, gue punya target untuk bulan Juli 2015 bisa meningkatkan saving rate gue minimal 0%. Gue pengen secara bertahap meningkatkan saving rate gue, jadi 50% tiap bulan.

Semoga gue berhasil. Amin...

Senin, 22 April 2013

The Journey to Sawarna beach

Pada tanggal 12 - 14 April 2013 aku bersama beberapa orang teman-temanku berlibur ke Sawarna, yang kabarnya salah satu dari surga tersembunyi milik Indonesia (berdasarkan informasi dari salah satu tayangan televisi swasta Indonesia). Ini adalah catatan perjalananku beserta rombongan ke pantai Sawarna yang kabarnya indah itu.

Jumat, 19 April 2013

Angkara

Api
Kesedihan
Nelangsa
Teriakan pada malam dan bintang
Pada mentari dan langit
Diam
Membakar bumi
Aku patung sang pematung
Terdiam melangkah
Membisu bicara
Menari tertidur
Hampa
Amarah
Air mata

Senin, 15 April 2013

Terusik

Mengapa mereka mengusikku
Mengapa semua mengusikka
Aku hanya ingin sepi
Tanpa ada yang menjamahku
Mengapa?
Aku terdiam dan kulihat langit
Terdudukku diatas itu
Tercekik
Namun hanya terdiam

Diantara

Mentari dan langit
Kesunyian tanpa angin
Terperosok dalam sebuah alam
Terdiam tanpa arah
Persimpangan jalan tiada arah
Diam
Tak mendengar
Tak peduli
Melihat namun terpejam
Terpejam namun tersilaukan
Diam
Tanpa suara
Tak merasa
Namun tersentuh
Terjamah
Namun sendiri
Apakah aku
Diam
Tak bertanya

Selasa, 26 Maret 2013

Pengguna KRL ekonomi vs KAI

Kemaren abis liat berita, di situ katanya ada demo dari para pengguna kereta. Kalo ga salah demonya di Bekasi. Para pengguna KRL ekonomi protes, soalnya PT KAI mau ngapusin KRL Ekonomi, jadi semua keretanya itu adanya kelas Comline (Commuter Line).

Minggu, 24 Maret 2013

Informasi tidak sama dengan kekuasaan (setidaknya di dunia perpustakaan)

Ada yang bilang, siapa yang menguasai informasi akan mendapatkan kesuksesan dan kekuasaan. Mungkin itu ada benarnya juga, tapi bisa juga salah.